UJUNG TANJUNG - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kesadaran Nasional (HKN) pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Upacara berlangsung khidmat di lapangan utama Lapas dengan melibatkan seluruh jajaran petugas dan warga binaan.
Kepala Lapas Bagansiapiapi, Agus Imam Taufik, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kehadirannya memberikan semangat tersendiri bagi peserta upacara yang mengikuti jalannya kegiatan dengan penuh kesungguhan.
Peringatan HKN kali ini terasa istimewa karena jajaran Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dipercaya memegang peranan penting sebagai petugas upacara.
Mereka bertugas mulai dari pengibar bendera Merah Putih, pembaca Pembukaan UUD 1945, hingga pembaca Ikrar Catur Darma Narapidana.Seluruh rangkaian tugas dijalankan dengan cekatan dan penuh kedisiplinan oleh para WBP.
Penampilan mereka menunjukkan hasil nyata dari pembinaan yang dijalankan di dalam Lapas, khususnya dalam menanamkan nilai kebangsaan dan rasa tanggung jawab.
Dalam amanatnya, Kalapas Agus Imam Taufik menyampaikan apresiasi tinggi atas kelancaran dan kekhidmatan upacara. Ia menegaskan bahwa keterlibatan WBP sebagai petugas adalah bukti keberhasilan program pembinaan wawasan kebangsaan.
"Keterlibatan dan kedisiplinan para warga binaan hari ini adalah bukti nyata keberhasilan program pembinaan. Momen Hari Kesadaran Nasional hendaknya menjadi pemacu semangat pengabdian bagi seluruh petugas, sekaligus sarana bagi warga binaan untuk menumbuhkan kesadaran diri agar terus membenahi mentalitas menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Agus Imam Taufik.
Upacara yang diikuti ratusan warga binaan serta jajaran petugas Lapas berlangsung aman, tertib, dan penuh rasa nasionalisme. Semangat kebersamaan tampak jelas dari wajah para peserta yang mengikuti jalannya kegiatan hingga selesai.
Melalui peringatan HKN ini, Lapas Bagansiapiapi berharap warga binaan semakin termotivasi untuk menanamkan nilai disiplin, nasionalisme, dan kesadaran diri.
Dengan demikian, pembinaan yang dijalankan tidak hanya membentuk karakter, tetapi juga menyiapkan mereka menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat. (zal)