DEWANATANEWS.COM, PEKANBARU -- Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) di Pekanbaru menekankan bahwa kerjasama antar sektor sangat vital untuk mendukung perkembangan anak, khususnya melalui kontribusi media dalam menyebarkan program Kota Layak Anak.
Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala DP3APM Kota Pekanbaru, Erna Juita, saat memberikan sambutan di pertemuan kerja bersama Forum Wartawan Kota Layak Anak (FW-KLA) di Pekanbaru.
Acara tersebut berlangsung di Aula DP3APM yang terletak di lantai 4 Gedung Dinas Kesehatan, di Kompleks Perkantoran Walikota Tenayan Raya, Jalan Abdul Rahman Hamid, Kelurahan Tuah Negeri, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Rabu, tanggal 22 April 2026.
Kadis Erna Juita menjelaskan bahwa partisipasi semua pihak sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pertumbuhan anak, baik melalui kegiatan yang edukatif maupun permainan yang mendukung perkembangan mereka.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya memasukkan nilai-nilai keagamaan dalam setiap aktivitas anak, agar tidak hanya memberikan kesenangan, tetapi juga dapat membangun karakter dan moral yang baik sejak usia dini.
Ia beranggapan bahwa peran media menjadi sangat penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Berita yang akurat dan seimbang diyakini dapat meningkatkan pemahaman publik mengenai program perlindungan anak dan mendorong keterlibatan masyarakat.
Lebih lanjut, Erna menjelaskan bahwa pemenuhan hak anak saat ini mulai diterapkan di berbagai tempat umum, termasuk hotel, kantor, dan pusat perbelanjaan modern yang menyediakan fasilitas yang ramah anak seperti ruang bermain. Hal ini menunjukkan bahwa sektor usaha juga memainkan peranan penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan anak.
“Di masa depan, kami berharap konsep ini dapat diperluas, tidak hanya di hotel, tetapi juga di berbagai tempat umum lain melalui kerjasama yang terpadu,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menjelaskan bahwa indikator Kota Layak Anak terbagi menjadi lima kluster utama yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan program di daerah. ** Adv