Kabar Bahagia dari Tesso Nilo! Bayi Gajah Sumatera Lahir Sehat, Kapolres Pelalawan Turun Langsung Meninjau

Kabar Bahagia dari Tesso Nilo! Bayi Gajah Sumatera Lahir Sehat, Kapolres Pelalawan Turun Langsung Meninjau
Kabar Bahagia dari Tesso Nilo! Bayi Gajah Sumatera Lahir Sehat, Kapolres Pelalawan Turun Langsung Meninjau

PELALAWAN —  Kabar menggembirakan datang dari kawasan konservasi Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan. Seekor bayi gajah sumatera berjenis kelamin jantan lahir di Camp Elephant Flying Squad (EFS), Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Senin (28/9/2026) malam. Kelahiran ini menjadi perhatian khusus Kapolres Pelalawan yang baru menjabat, AKBP Ahmad Nur Ari, S.Sos., S.I.K., M.H.

Sehari setelah kelahiran, Selasa (29/9/2026), AKBP Ahmad Nur Ari bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Pelalawan turun langsung meninjau kondisi bayi gajah tersebut. Kunjungan ini menjadi salah satu agenda awalnya untuk melihat secara langsung potensi kekayaan alam sekaligus upaya pelestarian satwa liar yang menjadi bagian penting dari ekosistem Kabupaten Pelalawan.

Setibanya di Camp EFS TNTN, Kapolres didampingi Kabag Ops AKP H. Yulhairi, S.H., M.H., Kasat Reskrim AKP Bayu Ramadhan Efendi, S.Tr.K., S.I.K., M.H., Kasat Lantas AKP Zahratul Aulia Harun, S.Tr.K., S.I.K., Kasat Intelkam AKP Deddy Hendra Cipta Tobing, S.H., Kapolsek Ukui AKP Mike Kurniawan, S.H., M.H., serta sejumlah personel langsung menuju lokasi kelahiran bayi gajah.

Di lokasi, Kapolres melihat dari dekat bayi gajah yang lahir dari indukan bernama Lisa. Bayi gajah jantan dengan berat sekitar 126 kilogram itu tampak sehat dan aktif serta terus berada di bawah pengawasan induknya, para mahout, pohut, dan dokter hewan yang bertugas di EFS TNTN. 
Kehadiran tim konservasi memastikan perkembangan kondisi bayi gajah dapat dipantau secara intensif.

Kedatangan orang nomor satu di jajaran Polres Pelalawan tersebut disambut Kepala Balai TNTN, Heru Sutmantoro, bersama tim Mahout, Pohut dan dokter hewan. Kapolres mengaku bersyukur dapat menyaksikan langsung kelahiran satwa dilindungi tersebut yang menjadi kabar baik bagi upaya konservasi gajah sumatera di kawasan Tesso Nilo.

“Alhamdulillah, semoga jadi berkah. Saya baru menjabat, ada anak gajah lahir di Elephant Flying Squad TNTN. Jadi bersama PJU langsung turun ke lokasi untuk melihat langsung kondisi anak gajah dari indukan Mama Lisa yang kondisinya sehat,” ujar AKBP Ahmad Nur Ari.

Menurutnya, bayi gajah tersebut lahir pada Senin (28/9/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat dikunjungi, usianya baru sekitar satu hari. Berdasarkan pemantauan awal, kondisi bayi gajah dinyatakan sehat, aktif, dan tetap dalam pengawasan ketat induknya serta tim medis hewan.

Kapolres Pelalawan pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan melindungi satwa liar yang dilindungi, khususnya yang berada di kawasan TNTN. “Mari sama-sama menjaga lingkungan dan satwa dilindungi termasuk yang ada di TNTN. Karena dapat menjadi kebanggaan bersama sekaligus pengingat pentingnya menjaga keseimbangan ekologis yang ada,” tegasnya.

Kelahiran bayi gajah tersebut sekaligus menjadi simbol harapan baru bagi pelestarian gajah sumatera di Bumi Lancang Kuning. Di tengah tantangan penyusutan habitat dan potensi konflik manusia dengan satwa, kelahiran ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kepedulian terhadap konservasi. Bagi Kapolres AKBP Ahmad Nur Ari, kehadiran bayi gajah di awal masa tugasnya menjadi “kado” penuh berkah sekaligus pengingat bahwa menjaga alam dan satwa merupakan tanggung jawab bersama.

“Ini merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Pelalawan. Kehadiran bayi gajah menjadi harapan baru bagi pelestarian gajah sumatera di Tesso Nilo, sehingga perlu dukungan dan perhatian bersama untuk menjaga kelestariannya,” pungkasnya.****rls/ep

Berita Lainnya

Index